Sebelum engkau mendekat, aku sudah punya "untuk apa"
Setelah kau hadir, lihatlah untuk apa
jangan berceloteh tentang keadaanku
Sebelum kau melangkah ke sini
Aku sudah mengembara cukup lama
Sejak kecil, sudah kubilang debu itu tak habis dibagi
Farid bilang, semut dan gajah sama saja..
Sejak kecil, sudah ku bilang gerak itu tidak meloncat-loncat
Manni, dan mati kealam sempurna tak terkira
Dan sampai saat ini, aku semakin meyakininya
Semakin yakin karena
Dia tak berbilang
pula tak terpisahkan
tapi bukan peleburan
Dia sempurna, dan aku harus mengingat hatahari, sebab aku cahaya
Sampai sekitar dua tahun yang lampau,
Aku percaya bahwa hanya dia yang bisa mengungkapkan diri-Nya
Kulihat sepercik cahaya Muhammad dan Keluarganya
Aku saksikan kemestian Imam Zaman
Saat-saat yang teduh, aku berbisik "Ya Mahdi,Wahai Mahdi, Duhai Mahdi
Bila engkau mau bersamaku,
Marilah..!!!
Kita satukan jiwa dengan tali asal pun tujuan
supaya aku dan engkau tidak berputar-putar
Supaya aku dan engkau tidak tidak tersesat arah
Meski kadang aku sendiri terpikau pada sepercik sinar lilin
Padahal aku tahu ia amat redup
tak cukup menerangi aku, apalagi aku dan kamu..
Aku mencintaimu, sebab aku Rindu pada-Nya..
Bila engkau abaikan itu,
Ingatlah, bahwa Majnun melupakan Laila,
sebab ia terpukau pada pesona Rindu...
Setelah kau hadir, lihatlah untuk apa
jangan berceloteh tentang keadaanku
Sebelum kau melangkah ke sini
Aku sudah mengembara cukup lama
Sejak kecil, sudah kubilang debu itu tak habis dibagi
Farid bilang, semut dan gajah sama saja..
Sejak kecil, sudah ku bilang gerak itu tidak meloncat-loncat
Manni, dan mati kealam sempurna tak terkira
Dan sampai saat ini, aku semakin meyakininya
Semakin yakin karena
Dia tak berbilang
pula tak terpisahkan
tapi bukan peleburan
Dia sempurna, dan aku harus mengingat hatahari, sebab aku cahaya
Sampai sekitar dua tahun yang lampau,
Aku percaya bahwa hanya dia yang bisa mengungkapkan diri-Nya
Kulihat sepercik cahaya Muhammad dan Keluarganya
Aku saksikan kemestian Imam Zaman
Saat-saat yang teduh, aku berbisik "Ya Mahdi,Wahai Mahdi, Duhai Mahdi
Bila engkau mau bersamaku,
Marilah..!!!
Kita satukan jiwa dengan tali asal pun tujuan
supaya aku dan engkau tidak berputar-putar
Supaya aku dan engkau tidak tidak tersesat arah
Meski kadang aku sendiri terpikau pada sepercik sinar lilin
Padahal aku tahu ia amat redup
tak cukup menerangi aku, apalagi aku dan kamu..
Aku mencintaimu, sebab aku Rindu pada-Nya..
Bila engkau abaikan itu,
Ingatlah, bahwa Majnun melupakan Laila,
sebab ia terpukau pada pesona Rindu...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar