Selasa, 29 Juni 2010

Fokus....Titik Itu Tidak Kasat Mata

Konsentrasi dan konsisten menatap satu titik..Apa itu titik? ialah realitas yang tidak kasat mata. Sebuah butiran amat kecil masih bisa kita urai. Dan hasil penguarian itu, sampai saat ini tidak ditemukan...Masksud saya adalah, tidak ada unsur pembentuk yang lebih kecil dari pada atom yang membentuk materi...Titik dengan demian merupakan ketakterhinggaan itu sendiri...Ketakterbatasan yang tidak bisa dikonsepsikan dengan batasan ruang maupun waktu...Bukan realitas kuantitatif yang bisa dikurung dalam pengertian besar dan kecil...Karenanya, Titik fokus itu pasti bersifat metafisis dan sederhana, yang karenanya ia meliputi segala sesuatu...

Aku berkata "aku ingin fokus pada pekerjaanku"...Ini tidak salah..Tetapi kurang tepat, jika obyek yang dituju itu tidak dikaitan dengan yang Metafisis...Jika tidak terhubung dengan-Nya, maka bukan fokus namanya...Justru sebaliknya...Oleh karena kita luput dari melihat pengertian yang beigu terang dari pada fokus dan konsentrasi itu sendiri.
Fokus itu menemukan...Jika sekadar pada yang material, maka ia adalah alienasi...Ketidakwajaran...Sebab kita mencari yang bukan inti, yang tidak hakiki, sebagaimana titik fokus yang lebih halus dari sehelai rambut itu sendiri....

Semakin kita melihat dengan penglihatan yang benar-benar tertujuh pada sebuah obyek, maka semestinya yang kita saksikan adalah ketiadaan titik halus itu dari pantauan indra...Jika masih saja mata masih melihat titik tersebut, maka sejatinya kita belumlah benar-benar fokus...Namun, mungkinkah titik itu akan hilang, jika instrumen indra lebih kuasa dari akal dan intuisi? Tafakkkur dan mendengar bisik nurani adalah proses untuk untuk bisa betul-betul fokus.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar