Nietzche bicara tentang pengulangan kembali..Apa itu pengulangan kembali?
Baginya, keabadian ada pada gerak...Artinya, gerak tidak punya sebuah titik akhir. Bila begitu, maka bisa dikatakan bahwa gerak itu tidak terbatas...Sedangkan ketidak-terbatasan adalah ketiadaan awal pun akhir pada sesuatu yang bergerak...Tetapi bagaimana ini bisa dipahami? Bila saja gerak itu tidak punya titik berangkat, maka gerak dengan sendirinya tidak mungkin ada...Awal bagi sebuah langkah adalah sesuatu yang membuat langkah itu sendiri menjadi berarti...Jika tidak demikian, maka gerak sama saja dengan diam itu sendiri....Tetapi faktanya, bahwa ada perubahan yang terjadi dalam aliran-aliran waktu tanpa pernah sedikitpun berhenti...Dan masalahnya semakin rumit, kita berada pada dua keadaan yang terjadi dalam saat yang sama...Pertama adalah ketakterbatasan gerak, yang berarti ketetapan atau situasi diam itu sendiri, dan kedua, adalah fakta tentang tidak ada sesuatu apapun yang pernah berhenti menjadi sebuah identitas paten pada satu waktu tertentu...Singkatnya, gerak dan diam itu ada pada saat yang sama, dan menyatu sedemikian rupa...Ketakterbatasan gerak, dan batasan-batasan perubahan..Bisa juga diindahkan bahasanya menjadi demikian...
Segala yang bergerak itu terbatas dalam aliran pergerakan yang tidak terbatas...Sama saja dengan dalam dirinya, yang bergerak itu tidak terbatas...Bagaimana ini? Ketidakterbatasan berarti kesempurnaan, oleh karena itu konsep tentang keserbamencakupan...Bukan lagi sempurna, bila saja kesempurnaan itu bersifat potensial semata...Karenanya, aktualitas adalah sesuatu yang sama dengan kesempurnaan itu sendiri...Demikian sehingga kesempurnaan murni yang aktual itu tidak akan pernah berhenti berada dalam tindakan terus-menerus...Jika tidak demikian, maka kesempurnaan yang aktual itu menjadi tertolak..Yang berarti bukan lagi sebagai kesempurnaan... Bila begitu, maka tidak mungkin ada apapun yang maujud, termasuk gerak itu sendiri...Tetapi ini pengandaian saja, sebab nyata bahwa gerak itu ada...Karenanya kesempurnaan aktual juga ada, dan bahkan bisa dibilang sama dengan gerak itu sendiri...Tetapi apa yang baru dalam tindakan mencipta itu?
Nieztche punya satu renungan yang menarik...Ia berkata bahwa semua kejadian hanyalah sebentuk pengulangan kembali...Kenapa begitu? Karena gerak yang tidak terbatas itu sama saja dengan diam, oleh karena seperti kataku tadi, ia pasti tidak punya awal-akhir...Abadi...Sedangkan apa yang disebut dengan gerak hanyalah pengulangan kembali...Semacam gerak dalam lingkaran...titik berangkat adalah tujuan itu sendiri....Dalam lain perpektif, pengulangan kembali itu menunjukan bahwa yang tidak terbatas itu adalah eksistensi yang tetap dan sempurna...
Apa yang bisa kita manfaatkan dari renungan kecil di atas?
Bahwa kita tidak punya pilihan lain kecuali menjadi abadi...Dengan merenungkan kenyataan penciptaan setiap saat, setiap detik, setiap dibawahnya detik...Dan yang lebih halus lagi dari rambut yang dibelah...Ketidak-terbatasan...Adalah titik pertemuan antara kemarin dan saat ini...Syirat..Tunjukanlah kami Jalan yang Lurus...Jalan kesucian, bahkan suci sesuci-sucinya..Jalan yang lurus..Jalan kesempurnaan yang tidak bisa dibayangkan, sebab ia tidak terbatas...
Demi Waktu...Apakah mata ini buta sehingga ia tidak melihat suci dan fana'a yang begitu nampak pada kedisianian...Lebih pendek dari detik...Lebih halus dari mata pisau....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar