Kamis, 15 Juli 2010

Kesucian..Titik Pertemuan Antara Ketetapan dan Gerak

Filosof muslim mengatakan bahwa yang dimaksud dengan materi adalah potensi murni. Pikiran akan menjelajah lebih jauh untuk memahaminya.."Apa yang dimaksud dengan potensi murni"?, dan dari mana akar pengertian ini? Kenapa dikatakan demikian?

Potensi adalah kemungkinan untuk menjadi...Aku memiliki kemungkinan untuk mengetahui dengan lebih sempurna, namun semunya butuh proses..Jika tidak demikian, maka aku tidak akan mungkin mengatakan bahwa aku punya potensi untuk itu..Potensi itu tidak akan dimengerti, jika tidak ada gerak dan perubahan...Melalui gerak, kemungkinan tersebut menjadi aktual...Ide umumnya adalah, bahwa gerak itu mesti mencapi titik yang lebih sempurna dari titik-titik sebelumnya...Jika saja tidak demikian, maka semestinya gerakan atau perubahan itu tidak ada...

Apa yang bisa dikatakan dari kenyataan ini?
Bahwa pengertian dari pada kemungkinan itu sendiri muncul oleh karena ada fakta tentang perubahan kearah kesempurnaan. Selain itu, gerak itu sendiri mestilah didorong oleh satu kekuatan yang Maha Sempurna. Jika gerak itu terjadi hanya karena ada sebeb-sebab yang terbatas, maka kemungkinan mencapai titik yang sempurna menjadi mustahil..Dan karenanya gagasan tentang kemungkinan atau potensialitas itu sendiri menjadi hilang...Lagi-lagi, yang demikian ini mesti berakibat pada situasi diam pada realitas, dan bukannya gerak dan perubahan...

Dari sini dapatlah dikatakan, bahwa gagasan tentang kemungkinan pada dasarnya mempunyai kaitan eksistensial dengan gagasan tentang kesempurnaan dan gerak.Jika kesempurnaan dan gerak diabaikan, maka gagasan tentang kemungkinan atau potensialitas yang melampaui waktu itu mestinya tidak akan muncul...Bahkan kita sendiri tidak akan mungkin mengatakan bahwa sesuatu akan menjadi lebih atau kurang dari keadaannya saat ini..Tetapi yang kita makudkan dengan "keadaan saat ini itu merupakan sesuatu yang aktual". Jika ia aktual, maka semestinya ia tidak lagi bergerak menyempurnakan kualitasnya...Tetapi ini bertentangan, oleh karena bagaimana mungkin sesuatu yang aktual dengan dirinya sendiri itu lemah karena tidak bisa memberai efek atau melakukan tindakan apa-apa?? Artinya, kita tidak mungkin mengatakan bahwa hal-hal yang bergerak itu adalah realitas yang aktual pada dirinya sendiri...Sebab aktualitas itu meniscayakan kesempurnaan dalam dirinya..Karenanya, gagasan tentang kebergantuangan yang berubah pada Realitas Aktual yang sempurna adalah sebuah kemestian logis dan filosofis...Sebaliknya juga, yang Aktual secara Mutlak harus bisa melakukan atau melahirkan efek yang muncul dari dirinya sendiri...Efek itulah yang kita sebut dengan gerak atau perubahan...

Hubungan eksistensial antara ketetapan dan gerak itu sendiri membuat kita bisa memahami dan bahkan merasakan adanya ketetapan dan gerak dalam saat yang bersamaan...Meski duanya juga bisa sama sekali dipisahkan...Namun bagaimanapun juga, ide tentang kesempurnaan aktual itu terafirmasi terlebih dahulu secara positif, tanpa harus ada oposisi biner untuk menarik pengertian dari keduanya...Maka sangat keliru jika dikatakan bahwa gagasan tentang ketetapan itu muncul oleh karena ada perubahan, pun sebaliknya... Demikian ini merupakan akibat dari kelemahan dalam memahami pola kerja akal itu sendiri...

Maka apa yang dimaksudkan dengan materi sebagai potensialitas murni menjadi terpahami...Materi adalah gerak itu sendiri...Gerak sebagai sebuah ide, adalah sebuah ketetapan...Tetapi gerak yang terjadi dalam dunia faktual adalah proses konstan yang tidak sedetikpun berhenti...Dan ketidak-mungkinan situasi vakum dan stagnan tersebut adalah keniscayaan dari pada Wujud Aktual yang Sempurna...Tetap dan berubah selalu berhubungan pada satu titik, yaitu kesempurnaan dan kesucian, dan bukan pada pengertian yang ditarik dari oposisi biner antara satu tanda dan penanda, dan tanda dan penanda lainnya..

Jangan memilih ketetapan atau perubahan
lihatlah perkawinan keduanya pada poros kesempurnaan dan kesucian
yang nyata dalam kedisinian tanpa lalai dan lupa (kemaksuman)...Itulah waktu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar